Selasa, 01 Januari 2013

Pesan Awal Tahun... :p

My dear kekasih hatiku,

Ini sudah tahun baru loh?

Tahun lalu kau bilang kita akan menikah tahun depan, yaitu tahun ini … apakah engkau masih serius dengan rencanamu?

Jangan terlalu khawatir tentang persiapan, karena persiapan yang terbaik adalah cintaku kepadamu dan cintamu kepadaku.

Kita tidak akan pernah siap untuk apa pun, karena apa pun bisa terjadi.

Tapi Tuhan berpihak kepada kita yang berani melangkah walau pun belum siap – jika itu untuk membahagiakan yang kita cintai.

Ingatlah, engkau semakin menua, dan aku tidak menjadi lebih muda lagi. Janganlah kau biarkan keindahan dari kemudaanku dan kemudaanmu menguap tanpa mengindahkan kehidupan kita bersama.

Apakah engkau berharap kepada uang dan harta untuk merasa yakin, ataukah engkau akan berlaku sesuai imanmu – yaitu berharap kepada Tuhan dan kepada kesungguhanku untuk membahagiakanmu
­?

Apakah penantian ini sebetulnya adalah untuk kemuliaan pernikahan kita yang lebih baik nanti, atau sebetulnya adalah penistaan usiaku karena ketidak-tegasan­mu?

Pasti tidak ya? Karena tak mungkin engkau sampai hati membiarkanku menua dalam penantian yang sia-sia.

Aku mencintaimu, dan berharap bisa hidup berbahagia denganmu dalam usia yang panjang – yang sehat dan sejahtera.

Tapi, sebagaimana pun aku mencintaimu – aku tak boleh mendustakan nikmat Tuhan yang berupa kehidupanku yang baik ini – untuk kusia-siakan menua dalam penantian yang tanpa guna – jika engkau adalah sesungguhnya penyia-nyia harapanku.

Aku ingin engkau menyampaikan kesungguhan yang lebih pasti tentang status kita dalam waktu yang dekat ini, karena aku tak bisa menunggu lebih lama lagi.

Jangan khawatir bahwa aku akan terluka jika engkau jelas-jelas belum jelas tentang masa depan kita, aku akan menyesuaikan diri dengan baik. Bukankah cintaku dan cintamu kepada satu sama lain sudah tidak se-membara dulu – karena penantian yang menelantarkan gelora jiwa ini.

Aku mungkin akan bersedih jika engkau ternyata tidak cukup merindukanku untuk segera menjadi pendampingmu, tapi aku mengerti bahwa kesedihan karena perpisahan adalah pengindah kesyukuranku dalam cinta baru yang lebih memuliakanku.

Aku tak bisa berlama-lama menuliskan pesan awal tahun ini, karena aku sedang mempersiapkan kehidupan yang lebih bersegera menjemput kedamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan di tahun yang penuh keberkahan bagi jiwa-jiwa yang setia kepada yang benar.

Aku mencintaimu, tapi aku tak mencintaimu dengan baik jika cintaku kepadamu tidak memelihara kehormatanku.

Your Honey,
Read more >>

Sabtu, 10 November 2012

Jarak....

Jarak punya caranya sendiri untuk memberi kita waktu. Memberi kita ruang. Membuat kita melihat lebih jelas..

Tak mudah mengakrabi jarak. Ia hadir secara acak. Jauh-dekat hanya merupa garis-garis buram ketika dilewati dalam kecepatan maksimum. Ada saatnya kita tak tahu kapan harus menarik jarak, dan kapan harus melesak dalam. Ada saatnya kita tak tahu kapan harus memagari hati atau menitipkannya pada orang lain.


Tapi jarak adalah teman yang baik. Pelan-pelan, jarak mengajari kita bahwa sesuatu yang indah akan tetap indah, baik ketika dilihat dari jauh maupun ketika dilihat dari dekat.

Read more >>

Jumat, 09 November 2012

I Write Because....

I write because I want to remember you. I write because I don’t want to forget the pleasant feeling of seeing you for the very first time. I write because I want to bring back the butterflies. I write because I can still remember the way you casually said hello and how mesmerized I was with the way you kept your cool. I write because I want to reread our conversation and flip the pages to see how far we’ve come.
I write because I want to greet you in the morning and spend time with you in the evening. I write because I know that my words can fit inside your jacket’s pocket where your palms are resting.
I write because I miss you. I write because I want to talk to you at times when you are not around. I write because I want to comfort you and cheer you up, but I can’t fly to where you are.
I write because I want to share the highlights of my life with you. I write because I know there are fifty percent chance that you’ll come across it and another fifty percent chance that you’ll actually care.
I write because I want you to know that I’m thinking of you. I write because I want to hug you but I can’t. I write because I see all these beautiful things and all those things remind me of you. I write because it makes me feel closer to you. I write because words are all I have. I write because I can’t get you out of my mind. I write because I can’t get you out of my heart.
I write because you can keep these words even long after I’m gone. I write because one day—whether things will work out between us or not, I’ll put these words underneath your door.
I write because when that day comes, I want to show you how much you are loved.
Read more >>

Minggu, 21 Oktober 2012

Aku Rindu Menjadi Sepertimu...

Ada seorang laki-laki yang ingin sekali punya anak. Setelah bertahun-tahun berdoa, berharap dan berusaha akhirnya keinginannya dikabulkan oleh Allah SWT. Anda tentu bisa membayangkan bagaimana kebahagiaan lelaki itu. Saat rasa cinta kepada sang anak begitu bergelora Allah SWT memerintahkannya untuk menyembelih sang buah hati yang sangat ia cintai. Saya tidak bisa membayangkan perasaan yang berkecamuk dalam hati laki-laki bernama Ibrahim AS itu.
Begitu cintanya lelaki ini kepada Allah SWT, ia relakan sesuatu yang sangat dicintainya untuk dikorbankan. Oh, aku tertegun. Hal terbaik apa yang sudah saya korbankan? Mengapa terkadang aku masih menomorduakan perintah-perintah Allah SWT? Terlalu sibuk dengan kesenangan dunia yang hanya sementara. Terlalu terburu-buru dan tak sabar dengan janji dari Yang Maha Tahu. Pantaskah saya mengaku bahwa saya sangat mencintai Allah SWT?
Padahal saat taat kepada Allah SWT, maka kita akan mendapat berbagai jalan dari arah yang tidak terduga. Sebagaimana Ibrahim AS, ia rela korbankan yang terbaik tetapi dia tak kehilangan yang terbaik bahkan mendapat ganti sesuatu yang diluar nalar manusia, seekor domba terbaik.  Janji Allah SWT pasti bahwa siapa yang taat kepada-Nya akan mendapat berbagai kemudahan dari berbagai penjuru. Tetapi mengapa terkadang kita masih ragu?
Dalam bisnis kita diingatkan untuk bertransaksi secara halal, tetapi mengapa kita masih juga berani menggunakan cara-cara yang haram? Hasilnya? Keuntungan bisnis habis untuk sesuatu yang tidak jelas. Bagi yang bekerja, gajinya terserap habis untuk angsuran yang semakin membesar. Hidup kita akhirnya diperbudak dunia. Kita dibuat sibuk tetapi tidak ada hasil signifikan yang bisa kita nikmati.
Hal-hal yang kita berikan kepada Allah SWT bukanlah yang terbaik. Waktu yang diberikan kepada-Nya adalah waktu-waktu sisa setelah kita lelah untuk urusan dunia. Di saat sepertiga malam Allah SWT merindukan kehadiran kita, tetapi justru kita tertidur pulas atau di depan TV menonton sepak bola. Sedekah atau sumbangan yang kita persembahkan hanyalah recehan, sisa-sisa dari belanja kita bukan sedekah yang disiapkan sejak semula.
Ketika Allah SWT meminta kepada kita melalui nabi-Nya, ‘sampaikanlah walau hanya satu ayat’, kita hanya berdiam diri tanpa aksi bahkan terkadang sibuk menghujat orang-orang yang sibuk berbuat kebaikan. Ketika kita diminta berpegang teguh kepada kitab suci yang Dia turunkan, ternyata kitab suci itu justru kita kunci di dalam almari.
Kita, atau setidaknya saya, belum memberikan yang terbaik untuk Allah SWT. Pantaslah bila berbagai jalan kemudahan dan solusi kehidupan tidak begitu mudah hadir dalam kehidupan kita. Mengapa kita belum memperoleh yang terbaik? Karena kita juga belum memberikan yang terbaik kepada Sang Maha Kuasa.
Terima kasih wahai Ibrahim AS. Aku rindu menjadi sepertimu, menjadi kekasih Allah SWT.



*repost from jamilazzaini.com
22.30 - Makkah
Beberapa hari menjelang masa Armina...
Read more >>

Selasa, 07 Agustus 2012

Mohon Hamba PadaMu Ya Rabbi..

Ya Rabbi..
Ketika hamba mengingatnya, mohon jangan lantunkan hamba dalam angan percuma..
Namun tunjukkanlah bahwa mengingatMu selalu lebih utama..
 

Ketika hamba merindunya, Rabbi. Mohon jangan gerakkan bibir hamba untuk merangkai kata..
Tapi tuntunlah hati hamba untuk menghamparkan doa kebaikan baginya..


Ketika hamba melabuh harap bersamanya, Rabbi..
Mohon jangan Engkau lalaikan hamba dalam kilau dunia semata..
Tetapi semoga Engkau menangkan hati hamba untuk lebih mendambanya dalam keabadian surga..

Dan jika nantinya pun Engkau sandingkan dia dengan yang lain,, mohon jagalah hati hamba dari sendu yang terlalu..
Dari kepedihan yang sulit terurai waktu..
Ingatkan hamba Rabbi, bahwa hamba selalu memiliki cintaMu..

Mohon Hamba PadaMu Ya Rabbi..
Read more >>

Selasa, 24 Juli 2012

There's you in every song that i sing...


"I can't let you go, even i die. I really can't let you go. How am i suppose to let you go?" - 2PM.

" I love you for a thousand years" - Christina Perri.

"How lucky i am to have you.." - Jim Brickman.

" Saat kau di sisiku, kembali dunia teriak, tegaskan bahwa kamu ANUGERAH terindah yang pernah kumiliki.." - Sheila On 7
 
"What's a man(woman) to do when he's(she's) loving two.." - Usher.

"When i see your face there's not a thing that i would change cause you're AMAZING, just the way you are.." -Bruno mars

"Lihatlah ku di sini, memendam rindu. Setiap ku berseru, yang kusebut hanya namamu…" -Kla Project.

"Cause when i'm with him i'm thinking of you.." - Katty pery.

"You'll be a prince and i'll be a princess.." - taylor swift.

"Meskipun aku di surga, mungkin aku tak bahagia. Bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu" - PADI

"L is for the way you look at me. O is for the only one i see. V is very very extra-ordinary and E is even more than anyone that you adore.." - Nat king cole

"Semua yang ada padamu, membuat diriku tiada berdaya.." - Rafika

  "Sungguh ku tak menahan bila jalan suratan menuliskan dirimu memang bukan untukku, selamanya.." -Rio Febrian.

"Time can't erase a feeling this strong. No way yo're never gonna shake me. Ooh darling cause you'll always be my baby.." - David cook


"There can never be another you.." - Brian McKnight.


Read more >>

Minggu, 22 Juli 2012

Talk Bout’ PHP


PHP apaan sih? PHP adalah singkatan dari Pemberi Harapan Palsu. Sebagian banyak orang mengartikan bahwa PHP adalah semacam seseorang yang memberikan harapan kepada orang lain tetapi hanya palsu belaka.

Contoh kasus kayak gini nih, sebut saja si A dan si B yang udah deket dari dulu. Yaah semacam sahabatan cewek cowok gituu. Si cewek A rajin banget SMS bahkan nelpon si cowok B. Dan si B nanggepin dengan ngebalas SMS si A. Tiap si cewek A butuh bantuan, pengen curhat, dll si cowok B selalu ada buatnya. Tanpa sadar si cewek A punya perasaan lebih dari sekedar teman ke cowok B. Dengan tanggapan B yang baik banget, A ngerasa kalo si B juga punya perasaan yang sama. Hari berganti hari, hubungan mereka masih sebatas berteman. Akhirnya si A menyinggung soal komitmen dan si B selalu berdalih setiap mereka masuk ke topik itu. 
Nahh, dalam hal ini, si A ngerasa di-PHP-in. Sebenernya PHP itu gimana??? PHP (Penebar Harapan Palsu) adalah kondisi dimana ada orang yang perhatian banget sama lo tapi ternyata semua itu hanya FATAMORGANA dan pada akhirnya doi bilang “Emang aku ngasih harapan yah? Maaf deh”.

Mungkin penyebab utama dari kasus PHP ini memang hanya satu. Yaitu ga bisa bedain mana perhatian dan harapan.

Klo menurut gw sih, para cowok ngasih perhatian ke cewek tuh gak masalah. Selama cowok tersebut masih berstatus jomblo. Artinya bisa saja kan sikap ke-PHP-an itu dilakukan dalam pencarian pasangan yang terbaik. Bisa jadi sebenernya diawal hubungan, si cowok ada rasa, tapi ternyata setelah survey, ada beberapa sifat lo yang gak bisa doi terima. Sah-sah aja toh, kan belum ada komitmen.

Nahh lain cerita jika si cowok udah punya pasangan, tapi masih sering ngasih harapan ke cewek lain. Dan saat pacarnya komplain, biasanya cowok bakal berdalih ke pacarnya “tenang sayang, dia itu cuman teman biasa kok” atau “dia cuman pengen ditemenin nyari ini” dan sederet alasan lainnya.
Mungkin benar bahwa cowok tersebut gak punya perasaan apa2 terhadap si cewek, mungkin dia hanya sekedar baik hati. Tapi tahukah dia bahwa dengan dia bertindak seperti itu ada 2 orang yang sebenarnya tersakiti. Pertama pacar cowok tersebut.. Mana ada sih cewek yang gak sedih liat pacarnya jalan bareng ber2 dengan cewek lain. Walaopun cewek itu “cuman sekedar teman biasa”. Kedua yaitu cewek yang diPHPin tersebut, kasian juga sih harapanya terus dipupuk oleh si cowok tapi ujung2nya bakalan ditinggalin juga.

Saran gw yaa,, cowok ga usah deh ngasi perhatian lebih ke cewek lain klo udah punya pacar, gak usah sok baik untuk selalu ada disaat cewek itu punya masalah walopun itu temen deket klian dari dulu..
Terus buat si cewek yang masih saja mengharapkan cowok yang udah punya pacar,, aduhh ladies cowok tuh gak cuman satu. Dan harusnya sebagai manusia yang punya tata krama dan adab, ya menjauhlah ya. Paling tidak untuk menjaga agar hubungan mereka tetap baik. Oke it's clear enough!!


Aduhh,, absurd banget yak postingan hari ini.. Hahaa..
Read more >>